Cute White Flying Butterfly Lia Selviana

September 11, 2019

Membuat Kacang Telur Garuda

Kemarin waktu pulang ke rumah ibu dibawain kacang tanah yang sudah dikupas. Lalu kepikiran untuk membuat kacang telur Garuda. Lalu pas hari libur tiba, langsung eksekusi di dapur.


Karena belum tau caranya, aku tak segan membuka YouTube untuk melihat tutorial supaya rasanya enak dan sesuai yang aku mau, kacang telur Garuda. hehe

September 3, 2019

Cerita Lanjutan; Jadi Pengejar Pundi-pundi Dolar

Sesuai dengan postingan sebelumnya dengan judul Rizki itu Dijemput Jangan Hanya Ditunggu Sambil Menopang Dagu! pada atikel ini saya akan melanjutkan cerita pengalaman saya dapat gaji dolar.
Jadi Pengejar Pundi-pundi Dolar
(berani melangkah ehee)
Proyek dolar kedua yang saya terima yaitu jadi sosial media evaluator, pekerjaanya menilai iklan-iklan yang sering bertebaran di akun Instagram kalian. Jadi tugasnya menilai apakah iklan itu layak atau tidak, menyesatkan atau tidak dan lain sebagainya.

September 2, 2019

Rizki itu Dijemput Jangan Hanya Ditunggu Sambil Menopang Dagu!

Semua orang mungkin percaya bahwa rizki itu sudah diatur, kapan dan berapa akan diturunkan kepadamu. Namun tidak juga kamu hanya duduk-duduk tanpa usaha terus berharap ujug-ujug ketiban uang.
rizki itu dijemput bukan ditunggu

Rizki yang telah diatur untukmu itu ya harus kamu jemput dengan usaha, kalau tak mau usaha dengan kerja ya minimal kamu usaha nyari istri atau suami yang kaya raya bergelimang harta.
Kerja itu banyak bentuknya, begitupun rizki itu sendiri. Tapi kali ini yang mau saya ceritain adalah rizki berupa materi alias duit.

Husnul Khotimah Teman, Sahabat, serta Saudaraku, Surga yang Indah Menantimu.

Semua yang bernyawa pasti akan mati, ya semuanya. Dan itu misteri tak ada seorangpun yang tahu kapan saatnya tiba, tidak peduli masih muda atau tua, lagi hidup susah atau mewah, lagi sakit maupun sehat. Kapanpun dan dimanapun bisa datang, dan tak bisa ditolaknya.
(almarhumah nomer 3 dari kiri)
Teruntuk sahabatku, Sanah, selamat jalan, semoga berada di tempat terbaik disisi-Nya. Masih tak percaya secepat ini, tapi inilah takdir.
Masih terngiang-ngiang gelak tawamu, suara merdumu. Kamu yang dewasa, kamu yang baik dan sabar. Masih tak percaya secepat ini, tapi inilah takdir.

August 26, 2019

Pesona Keindahan Taman Wisata Alam Tanjung Keluang Pangkalan Bun

Kalau kamu ke Pangkalan Bun nyari Mall emang gak ada, adanya paling-paling Hypermart, tapi gak tau ya kalau sekarang, karena waktu saya tinggal disana sih belum ada. hehe. Tapi kalau kamu nyari pantai yang tenang, bersih dan indah disana ada banyak.

tanjung keluang pangkalan bun
(Tanjung Keluang)
Ya, pada kesempatan kali ini saya mau cerita pengalaman saya pertama kali main ke tanjung keluang. Apa saya cuma sekali aja main kesana? Tidak, setelah sekali kesana saya ketagihan dan jadi sering banget main kesana.

August 25, 2019

Selamat Ulang Tahun

Selamat atas angka baru dalam hidupmu yang kini menginjak 27 Tahun.
Aku tak pandai menulis puisi atau sajak untuk mengucapkan ulang tahun, aku juga tak memiliki suara merdu untuk menyanyikan lagu ulang tahun,  pun aku juga tak pandai membuat kue beserta lilin ulang tahun.
selamat ulang tahun

Ah rasanya semua itu tak ada artinya dibanding pelukku dikala pagi, terlebih lagi di hari ulang tahunmu.

August 23, 2019

Cerita Untuk Anakku; Enam Bulan yang Menyenangkan

Hallo nak, ibu mau berbagi cerita lagi tentangmu, tentangmu yang masih tinggal di dalam perut ibu. Kini usiamu sudah 4 bulan. Ternyata sampai usia lebih dari 3 bulan, ibu masih mual-mual, masih muntah kalau tidak minum obat anti mual.
hamil 6 bulan
Ohya tanggal 30 Juni kemarin ibu main ke Jogja bersama ayah dan juga teman-temannya yang sedang menunggu kelahiran anak-anak mereka sama seperti ibu dan ayah. Kita main ke pantai,  menikmati gemuruh ombak dan lembutnya pasir yang menyentuh kaki ibu.

June 15, 2019

Dukun Pijet Mbah Painem

Muda hura-hura, Tua kaya-raya. Enggak, kalimat itu sama sekali tidak pas untuk dukun pijet di desaku. Sejak aku kecil rumah mbah painem tetap seperti itu, tetap sama berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah.

(aku gak sempat ngambil foto pas kesana, ini dari facebook teman)

Pada ramadan tahun ini, aku disuruh ibuku memberi sembako ke rumah mbah painem, setelah bertahun-tahun aku tidak berkunjung ke rumahnya. Kata ibu dari kecil aku suka banget kalo pijet di tempat mbah painem.

Cerita Untuk Anakku; Tiga Bulan Pertama yang Ditunggu-tunggu


Tulisan pendek untuk anakku, semoga suatu ketika kamu bisa membacanya nak, biar kamu tahu bagaimana perasaan ibu ketika tahu bahwa kamu ada di perut ibu.
(yeay garis dua)

Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Alhamdulillah wasyukurillah ... bulan April 2019 tepatnya tanggal 23 ibu tahu bahwa kamu ada di dalam perut ibu nak, saat itu ibu masih gak percaya dan gak tahu rasa apa yang harus ibu ungkapkan. Namun beberapa hal yang ibu rasakan sekitar dua minggu sebelum hari itu, badan ibu sangat tidak enak, rasanya capek, pusing dan badan sakit semua.

April 6, 2019

Membagi Waktu Antara Jadi Istri, Bekerja, Baca Buku dan Nonton Drama Korea

Apa harapan dan keinginan kamu setelah menikah dan menjadi istri? Punya rumah megah? Mobil mewah? Segera punya anak? Apa saja, selama baik, berdoa dan berusahalah terus untuk meraihnya.
nonton viu

Saya?

Saya adalah seorang perempuan yang ketika sudah menikah selain ingin menjadi seorang istri yang baik dan ibu yang baik juga ingin tetap bisa menjadi diri sendiri, menjadi seorang lia selviana, yang tetap bisa melakukan apa yang sejak dulu saya lakukan, mewujudkan apa yang dari dulu saya cita-citakan.

March 19, 2019

Main Ke Kawah Putih Ciwidey Bandung

Kalau kamu main ke Bandung jangan lupa pasang hammock di kawah putih ciwidey yaa! mungkin kamu akan bertanya-tanya kenapa harus pasang hammock dan kenapa harus di kawah putih? sebenarnya ya gak apa-apa sih, cuma karena pas kesana aku bawa hammock aja jadi bisanya ngasih pesen ini. hehe
kawah putih
gandengan takut ilang

Penjelasan soal kawah putih sudah banyak di google, kalau kamu mau kesana googling aja, kalau gak mau yaudah ayo lanjut baca ini saja!

March 1, 2019

[Review] Loreal Revitalift Day Cream dan Night Cream

Haloo... kali ini aku mau review krim yang sudah sekitar setengah tahun aku pakai, yaitu loreal revitalift day cream dan night cream. Aku pakai ini karena ngikutin temen, dan waktu itu emang pengen ganti krim.
Loreal Revitalift Day Cream dan Night Cream


February 11, 2019

Hamil Bukanlah Sebuah Kompetisi dimana Harus Ada yang Menang dan Kalah

Aku pernah membaca sebuah artikel yang ditulis oleh seorang istri yang sudah lama menikah namun belum dikaruniai seorang anak. Salah satu kalimat yang aku ingat betul adalah "hamil itu bukan sebuah lomba makan kerupuk seperti acara agustusan, siapa yang paling cepat habis maka dialah pemenangnya".

Baru kurang lebih tiga bulan menikah aku hampir sering mendengar pertanyaan "kapan hamil", entah bagaimana rasanya teman-temanku yang sudah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun menikah tapi belum memiliki seorang anak, sudah berapa juta kali telinga mereka mendengar pertanyaan kejam seperti itu.


Tekanan sosial terhadap perempuan memang begitu kejam, ketika umur 25 tahun, ketika saat itu masih senang-senangnya menikmati duit hasil jerih payah seharian duduk di kursi bekerja dibilang "buruan nikah, nanti jadi perawan tua lo!, dan ketika sudah menikah dan belum punya anak masih juga dibilang yang macam-macam, kejam sekali mulut ANDA!

February 8, 2019

Review Menggunakan Produk ACNES Untuk Menaklukkan Jerawat

Nggak cuma Kamu kok yang ingin memiliki wajah mulus seperti Nia Ramadhani atau Luna Maya, Aku jugaaaaa..... dan semua wanita-wanita lainnya pasti merasakan hal yang sama. Caranya gampang kok guys cuma pakai air wudhu, ke dokter kulit, dukun beranak. Kata siapa caranya gampaaaang? ya jika Anda horang kayah atau wajah Anda sudah mulus dari sononya tentu itu gampang, bersyukurlah!

Tapi bukan berarti jika Kamu adalah sobat missqueen seperti aku, kamu, kamu dan kamu itu gak bisa cantik dan mulus seperti mereka guys, kita bisa kok (yaa walaupun perjuangannya gak semudah bilang "kamu kapan nikah?") asalkan mau rutin dan teliti merawat wajah.

acnes


Namun apasih artinya cantik dan mulus wajahnya jika hati dan pikirannya masih kusam dan jelek? hehe kalimat pembelaan buat cewek-cewek sobat missqueen yang wajahnya dipenuhi dengan jerawat (gak nyindir loh yaa, ini curhatan pribadi whwhwh).

January 27, 2019

Travelling Gratis Ke Tanah Sumba

Sumba, tempat yang (katanya) wajib dikunjungi karena keindahan alamnya. Yaps... akhirnya aku berhasil menginjakkan kakiku ke tanah surga itu. Gratis. hah kok bisa? iya jadi gembel sampai sana.

Bukan, jadi itu adalah jalan-jalan disponsori oleh inten target indonesia, kantor tempat kerjaku. Enak kan, eittss tapi harus kerja keras dulu loh selama setahun untuk bisa jalan-jalan gratis ke Sumba.

Tanggal 28 November 2018 aku bersama rombongan berangkat dari bandara Husein Sastranegara, Bandung. Pesawat dari Bandung gak bisa langsung terbang sampai Sumba guys, jadi kami harus transit dulu ke bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

November 24, 2018

Berhari-hari Menanti, Akhirnya Kini Kau Kumiliki


Menikah...mungkin semua orang ingin merasakannya, begitupun aku. Dari kecil wanita selalu memimpikan menjadi seorang pengantin, dirias menjadi cantik, dan digandeng seorang pria pujaannya.

teman tapi menikah
akhirnya sah


Ya, kini salah satu impianku itu sudah terwujud. Kamu bersumpah menjadi suamiku di hari sumpah pemuda, 28 Oktober, tahun ini.

Aku masih tidak percaya menjadi seorang istri, tapi yang jelas aku akan menjalaninya dengan baik dan bahagia.

August 7, 2018

1 Tahun Menjadi Bagian dari Inten Target Indonesia

ultah 2018

Selamat ulang tahun inten target ku, ini memang yang pertama, tapi semoga bukan menjadi yang terakhir.
Setahun usiamu, setahun pula aku menjadi bagian darimu.

Rasanya seperti baru kemarin aku interview, lewat video call, signal putus-putus, mungkin banyak pertanyaan yang juga tidak terdengar dengan jelas. Kuingin tertawa mengingatnya ya Tuhan....

Aku merasa orang yang paling beruntung bisa bergabung dengan kalian, dengan modal pengalaman pas-pas an, tapi bisa diterima dan dipertahankan sampai detik ini.

Banyak ilmu yang aku terima, banyak pengalaman yang tentu tak akan mudah aku lupakan.

Pertemanan yang menyenangkan dan kebersamaan yang hangat.

Panjang umur dan semakin jaya Inten Target ku.

Terimakasih Inten Target ku yang sudah mewujudkan mimpiku untuk bisa tinggal di Bandung dan bekerja dengan orang-orang yang seumuran.

Udah aja nulisnya, banyakin aja fotonya biar berwarna, karena gambar berbicara lebih kerras dibanding tulisan. ehhee

geng cowo-cowo
foto bersama di bibir kolam renang :-D
geng ciwi-ciwi manjah

sobat misqueen lantai 1
bosquuu

anak magang yang kece
pasangan serasi
waduu duo telat
girang banget neng megang mic....

Masih banyak banget nih yang mau di abadikan, tapi udah aja lah yaa, capek milih nya...


July 23, 2018

Fiks Saya Belum Pantas Tinggal di Bandung!



Bandung bukan satu-satunya kota yang pernah kurantaui. Sebelum merantau ke Bandung aku pernah tinggal di Yogyakarta alias Jogja alias kota istimewa selama kurang lebih 3.5 tahun. Iya.. aku menghabiskan waktu kuliah di kota istimewa itu. Sesuai dengan namanya, ternyata Jogja memang istimewa. 

Tak seperti 2 kota yang selanjutnya aku rantaui, Jogja memang berhati nyaman, nyaman bagi penduduk aslinya, nyaman juga untuk pendatangnya.

Apa yang tak bisa di temui di Jogja? ah rasanya Jogja bisa memberikan semuanya, eh ada satu yang gak diberikan Jogja kepadaku; jodoh.Yaa... aku tak menemukan jodohku disana. 

Sebagai mahasiswa, apalagi mahasiswa uin sukijo, tentu aku hanyalah mahasiswa miskin yang apa-apa maunya murah atau kalau ada justru maunya gratis. upss..

Nah Jogja itu bisa menerima manusia-manusia miskin sepertiku, nasi kucing seribu maratus,  gorengan seribu dapat 3 (ya ampun jaman kapan ini, pasti sekarang udah gak dapet). Itu rasanya nikmat pol, tak ada angkringan enak seperti Jogja, yakin.
monmap males nyari foto, senemunya aja~
Pokoknya Jogja adalah salah satu tempat yang wajib banget untuk di tinggali. Dan aku jamin kamu gak akan bisa pergi begitu saja kalau sudah menginjakkan kaki di tanah itu.

Tiba di kota kedua, untuk sampai di kota tersebut harus menyebrangi laut jawa, yeeaay kota Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Saat orang-orang Pangkalan Bun menyebut bahwa jarang ada orang Jawa yang kenal Pangkalan Bun, justru hanya kota itu yang ku tahu dari Kalimantan Tengah. haha katrok bat gwe...

Tak usah menjelaskan panjang lebar tentang Pangkalan Bun lah yaa, di google sudah ada banyak. Bagiku bisa merantau di Pangkalan Bun adalah suatu keberuntungan, yaa aku merasa beruntung bisa menginjakkan kaki di tanah itu, dimana kamu bisa menjumpai pohon sawit dan pohon karet. 

Jika aku tak merantau ke Pangkalan Bun, aku yakin tak akan tahu rasanya naik kapal (yaa walaupun hanya dua kali, itu pun harus suntik ke dokter dulu supaya tidak mabuk wk). Naik kapal selama kurang lebih 24 jam, bayangin aja di atas laut, gak bisa lihat apa-apa kecuali air dan langit yang menyatu. Tapi ada satu yang membuatku mau lagi jika (terpaksa) harus naik kapal lagi; menikmati sunrise dan sunset dengan bebas tanpa penghalang, sumpah indah banget, ditambah lagi suara deburan ombak yang pecah karena kapal, syahdu (beneran ini).

Jika ada kesempatan, aku masih ingin pergi kesana lagi, tapi hanya main, kalau untuk tinggal menetap, yaa maaf saja, aku tidak sanggup. ehee

Aku tak mau tinggal disana lagi bukan karena disana pelosok, karena dari lahir aku juga tinggal di pelosok, yang tidak bisa menjumpai mall atapun bioskop, tapi ya tolong lah masak dari kecil tidak ada perubahan, hehe. Kalau bisa memilih ya kenapa tidak memilih yang lain, gitu kan?

Ada satu lagi yang bikin terbayang-bayang di kepala, pantai di Pangkalan Bun, adalah satu-satunya pantai yang aku mau nyeburin diri dari ujung kepala hingga ujung kaki, yaitu pantai Tanjung Keluang (lain kali aku tulis soal pantai nya), padahal di kota sebelumnya adalah surganya pantai, tapi aku belum pernah berhasil mandi hingga basah sekujur tubuh. Ohya sebelum sampai di tanjung keluang, harus ke Pantai Kubu dulu, baru bisa nyebrang ke tanjung keluang.

Pangkalan Bun itu Indah, tapi tidak semua yang indah itu bisa bikin nyaman, bukan? :-D

Lanjut kota Bandung, kota yang kujadikan judul pada tulisan kali ini. Yaa, sesuai dengan judulnya, saya belum pantas tinggal di Bandung, kenapa?

Coba sini bilang ke aku kalau nemuin amang-amang atau ibu-ibu penjual makanan atau warteg yang mau pakai bahasa selain sunda kepada pembelinya, coba sini kasih tau aku jalan mana yang penggunanya tertib berlalu lintas, coba sini kasih tau aku, coba!!!!

Bandung adalah kota Impian bagiku, dari jaman SMA aku pengen banget ke Bandung, dan alhamdulillah sekarang kesampaian. 

Saat ini, saat tulisan ini ditulis aku sedang menghirup udara kota Bandung (yang katanya diciptakan ketika Tuhan sedang Tersenyum), hah, 

Aku tak akanenulis banyak tentang Bandung, karena pada kenyataannya saya merasa belum pantas tinggal di Bandung, karena saya belum bisa jawabin pertanyaan-pertanyaan orang sini, boro-boro jawab, ngerti pertanyaannya aja kaga, huhuhu.

Intinya yang menjadikanku belum pantas tinggal disini ya karena tidak sanggup menghadapi orang-orangnya, yaa orang-orangnya sangat menjunjung tinggi bahasa mereka, sehingga meski sedang berbicara denganku yang sumpah kalau ngomong bahasa Indonesia medok banget, yang tentunya orang itu akan langsung tau bahwa aku bukan orang sunda, jadi plis tolong lah yaa gunakan bahasa nasional jangan bahasa daerah, sumpah eug pusyiiing cyyint...

Udah gitu aja sejauh ini pengalamanku tinggal di Bandung, tapi meskipun begitu aku tetep bersyukur bisa ngerasain tinggal di sini, semoga saja bisa dapat pengalaman tinggal di kota lain lagi.

Ohyaa salah satu alasan yang membuatku masih betah tinggal disini karena disini semua ada, dan tentunya sangat beda dengan kota Pangkalanbun, yang bioskop aja gak ada cuuyy...huhuhu

Di Jogja semua juga ada sih, tapi waktu tinggal disana aku masih jadi orang miskin, yang masih suka minta-minta sama orangtua, jadi gak bisa ngapa-ngapain juga walaupun semua ada, kecuali duit di dompetku.

Tapi tetep Jogja masih menduduki peringkat 1 guuuyss...


Kita Pernah Saling Mencintai, Bertemu Satu Kali, Lalu Menikah dengan Pasangan Masing-masing

fotonya gak jelas kayak tulisannya~

Jatuh cinta meski belum melihat rupa? kenapa bisa?
Ya tentu bisa, karena jatuh cinta bisa datang darimana saja, tidak hanya dari pandang, bisa juga dari isi tulisan.

Setahun mungkin bukan waktu yang lama untuk usia pernikahan atau hanya pacaran, tapi bagiku itu waktu yang sangat lama untuk suatu kata pendekatan alias pdkt.

Iyaa...setahun... Aku udah jatuh cinta banget, tapi kamunya malah menghilang. Lalu aku melupakanmu, ya berhasil melupakanmu.

Dunia itu sempit, buktinya kita bisa bertemu. Haha pengen tertawa akutu. Kita bertemu di waktu yang tepat, tepat karena jika aku bukan tunangan orang, mungkin, sangat mungkin aku bisa jatuh cinta lagi denganmu. Untungnya tidak.

Begitu juga kamu, sebulan setelah pertemuan yang tak disengaja itu, kamu menikah dengan orang yang kamu cintai tentunya.

Gak ada penting-penting nya sih aku nulis ini, tapi lucu aja, haha. 

Dulu memang aku sempat membencimu, benci yang teramat benci, karena kamu begitu dalam melukai. Tapi sekarang kalau aku ingat, aku malah pengen tertawa, karena banyak hal yang bisa aku ambil dari kejadian itu, aku rasa begitu juga kamu.

Mengutip dari akun twitter nya @jayakabajay "kalo lo PDKT terus gagal, entah itu karena lo ditolak atau tiba-tiba dia menghilang, jangan terlalu dipikirin & diambil hati. Karena itu artinya dia ngga segitunya sama lo atau lo ngga segitunya buat dia. Simpel. Sesimpel kalian emang ngga ditakdirkan untuk menjalin hubungan."
Itu tweet bener banget, meskipun dulu sempat menggangu pikiranku, tapi aku tak menyesal, karena seiring berjalannya waktu aku tetap bisa menjalaninya.

Untungnya kita pernah bertemu, sehingga aku bisa memaafkanmu dan meminta maaf padamu. Semua memang sudah diatur oleh-Nya.

Tiga bulan lagi setelah kamu menikah, aku juga akan menikah, tentunya dengan orang yang aku cintai. Itu yang selalu ada dalam doaku, menikah dengan orang yang aku cintai dan mencintaiku.

May 5, 2018

Ada yang Lebih Berat dari Sekedar Menahan Rindu, yaitu Harus Berpisah Setelah Bertemu!

kencan ala anak sekolahan di Agro Techno Park Ngawi

Menahan rindu bagi pasangan LDR itu sudah biasa, namun ada yang lebih berat dibanding itu bagiku, yaitu ketika aku harus berpisah denganmu saat kita lagi asik-asiknya bertemu.

Kamu terbuat dari apa sih? kok aku rasanya pengen nempel terus. ehhee

Mungkin ini yang dinamakan nyaman, aku seperti tak butuh apapun ketika duduk berdua denganmu, aku seperti tak ingat rasanya lapar, asal itu ada kamu. Yaa sebelumnya aku tak bisa mengartikan apa itu rasa nyaman, bagaimana dan seperti apa itu rasa nyaman, namun sejak bertemu denganmu, aku bisa merasakan semuanya.

Tak akan bisa dipahami sebelum merasakannya sendiri, dari dulu aku sering mendengar atau membaca; jangan cari pasangan yang cantik, ganteng, atau kaya, tapi carilah yang bisa membuat nyaman.

Sumpah setiap kali aku membaca tulisan atau mendengar kalimat seperti itu, aku merasa bodoh, karena aku benar-benar gak tau nyaman dengan seseorang itu seperti apa, kalau nyaman pake sepatu, nyaman pake baju yaa aku jelas tau rasanya.

Sekarang aku mengerti, ketika aku tak butuh menunjukkan sisi baikku dan tak perlu menyembunyikan sisi burukku dihadapanmu, ketika aku tak akan berusaha menjauhimu walapun aku tahu seberapa banyak kekuranganmu, ketika aku merasa bahwa ketika kita bersama semua terasa baik-baik saja, yaa ketika itu lah aku merasa nyaman bersama seseorang, nyaman bersama mu.

Itulah sebabnya, kenapa ada yang lebih berat dari sekedar menahan rindu, karena duduk berdua denganmu adalah hal yang tak bisa tergadaikan, adalah hal yang sebanding dengan isi dunia.

Itulah sebabnya, kenapa ada yang lebih berat dari sekedar menahan rindu, karena setiap kita bertemu aku harus menghadapi satu kenyataan yang sampai saat ini sulit untuk kuterima; pergi lagi meninggalkanmu.

Semoga gak ada LDR season dua, semoga ketika tiba saatnya kita untuk bersama, jarak tak akan lagi hadir ditengah-tengah kita.